Batam, – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam menggelar Sosialisasi Sinergi Optimalisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) melalui Pelayanan Kesamsatan dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Optimalisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Melalui Pelayanan Kesamsatan” tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Hotel Planet Holiday Batam, Senin (15/6/2026).
Sosialisasi dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kota Batam, Jefridin, yang juga bertindak sebagai moderator kegiatan. Hadir sebagai narasumber Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kepulauan Riau Abdullah, S.Sos., M.H., Kasubdit Regident Ditlantas Polda Kepri AKBP Meby Trisono, S.I.P., S.I.K., M.M., serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kota Batam Jefridin, M.Pd.
Mewakili Wali Kota Batam, H. Amsakar Achmad, Staf Ahli Bidang Pembangunan Kota Batam, Jefridin, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak kepolisian dalam mengoptimalkan penerimaan daerah yang bersumber dari sektor pajak kendaraan bermotor.
“Hari ini kita melaksanakan sosialisasi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah, khususnya yang bersumber dari Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor. Sesuai ketentuan perundang-undangan terbaru, terdapat mekanisme pembagian hasil yang memberikan manfaat bagi daerah. Karena itu, kolaborasi dan sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta pihak kepolisian melalui layanan Samsat sangat diperlukan karena semuanya saling berkaitan,” ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi yang dinilai mampu memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada para peserta terkait kebijakan dan mekanisme pelayanan kesamsatan.
“Alhamdulillah, sosialisasi hari ini berlangsung dengan baik. Berbagai hal yang selama ini menjadi pertanyaan masyarakat telah dijelaskan secara tuntas, sehingga nantinya informasi yang benar dapat tersampaikan kepada seluruh masyarakat,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Jefridin juga meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat terkait pembayaran pajak kendaraan bermotor. Menurutnya, pembayaran pajak tetap dapat diwakilkan sepanjang membawa identitas pemilik kendaraan yang sah dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
“Salah satu hal yang perlu dipahami adalah bahwa pembayaran pajak kendaraan bermotor tetap dapat diwakilkan. Sepanjang membawa identitas pemilik kendaraan yang sah, masyarakat tidak perlu khawatir. Jadi, informasi yang menyebutkan bahwa pembayaran pajak tidak boleh diwakilkan adalah tidak benar,” jelasnya.
Lebih lanjut, berdasarkan data yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut, tingkat kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Provinsi Kepulauan Riau masih perlu ditingkatkan. Dari sekitar 1,1 juta kendaraan roda dua dan roda empat yang terdaftar, tingkat kepatuhan wajib pajak baru mencapai 42,75 persen.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa masih terdapat potensi penerimaan daerah yang cukup besar apabila tingkat kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan dapat terus ditingkatkan.
Karena itu, Pemerintah Kota Batam berharap masyarakat semakin sadar dan patuh dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Tingginya tingkat kepatuhan masyarakat akan berdampak langsung pada peningkatan PAD yang selanjutnya digunakan untuk mendukung pembangunan daerah, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membiayai berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pada akhirnya, pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan, pelayanan, dan berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat,” tutup Jefridin.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan terbangun pemahaman yang sama antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat dalam mendukung optimalisasi penerimaan daerah melalui sektor pajak kendaraan bermotor guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik. (Cv)
Tidak ada komentar