Silaturahmi KJK–Polda Kepri : Sinergi Keamanan, Profesionalisme Wartawan dan Fondasi Investasi Daerah

waktu baca 4 menit
Senin, 24 Agu 2026 16:53 0 admin
Views: 639

Batam, dinamikaglobaltimes.id  

Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) melaksanakan silaturahmi resmi ke Markas Polda Kepulauan Riau (Kepri),  Senin (24/8/2026), dalam pertemuan mempererat hubungan kelembagaan. Diskusi berlangsung hangat namun tajam, menyentuh isu profesionalisme pers, penanggulangan berita bohong (hoaks), stabilitas keamanan, hingga fondasi kepercayaan investasi di wilayah strategis perlintasan internasional ini.

Kedatangan rombongan KJK disambut langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin di ruang kerjanya. Turut mendampingi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei dan Dirintelkam Polda Kepri Kombes Pol. Ferikson Tampubolon.

Kompetensi Wartawan, Kunci Informasi yang Dipertanggungjawabkan

Ketua Umum KJK, Ady Indra Pawennari, dalam paparannya memperkenalkan profil dan berbagai kegiatan komunitas, mulai dari kegiatan sosial lingkungan seperti penanaman mangrove, bersih pantai, donor darah, santunan anak yatim, hingga penyembelihan hewan kurban. Lebih dari itu, KJK juga menaruh perhatian serius pada peningkatan kualitas insan pers, salah satunya melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) mandiri yang diagendakan pada 29–30 Agustus 2026 mendatang di Tanjungpinang.

“Kami ingin memastikan setiap anggota KJK memiliki bekal kompetensi yang memadai sebelum menjalankan tugas jurnalistik di tengah masyarakat, “ujar Ady.

Wakil Ketua Umum KJK, Richard Nainggolan, menambahkan bahwa lanskap media di Kepri telah bertransformasi pesat dari era cetak ke era digital, sehingga sertifikasi dan standar kompetensi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. “Perkembangan teknologi membuat informasi menyebar begitu cepat. Itu sebabnya sertifikasi wartawan ini sangat diperlukan, “tegasnya.

Dalam pertemuan turut hadir Wakil Ketua Umum Richard Nainggolan, Novianto, Wasekjen Qori Ul Fitra, Ketua Panitia UKW Ambok Akok, Mohammad Rakhmat, Sekretaris Panitia, Wabendum Iman Suryanto, serta Ketua Divisi Jurnalis Perempuan Roma Uly Sianturi.

Kapolda Dukung UKW : Profesionalisme Pers, Mitra Kunci Keamanan

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menyambut baik pelaksanaan UKW yang diselenggarakan KJK. Ia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas wartawan berbanding lurus dengan kualitas informasi yang diterima masyarakat. Dan itu sangat krusial bagi stabilitas daerah.

“Pemberitaan yang aktual, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan sangat diperlukan. Hal itu juga mendukung kami dalam melaksanakan tugas menjaga keamanan, “ujar Asep.

Ia memperingatkan dampak berbahaya berita bohong yang dapat memicu kesalahpahaman hingga konflik di tengah masyarakat. Karena itu, pembekalan dan uji kompetensi menjadi fondasi agar jurnalis mampu menjalankan tugas secara profesional sekaligus memahami beban tanggung jawab di balik setiap berita yang disiarkan.

“Saya berharap uji kompetensi yang diselenggarakan KJK ini bermanfaat bagi para jurnalis. Mereka bisa menjalankan tugasnya dengan baik, benar, dan bertanggung jawab, “harap Kapolda.

Keamanan : Fondasi Utama Investasi di Wilayah Strategis Kepri

Pertemuan pun beralih ke pembahasan strategis yang menjadi urat nadi perekonomian Kepri, investasi dan keunggulan wilayah. Asep menekankan bahwa Kepri tidak bertumpu pada kekayaan alam seperti tambang atau perkebunan besar. Kekuatan utama Kepri adalah posisi geografis strategis di jalur perdagangan internasional, khususnya Selat Malaka.

“Kepri tidak punya sumber daya alam besar seperti batu bara atau sawit. Kekuatan kita ada pada posisi strategis. Karena itu, keamanan menjadi faktor utama agar investor tetap percaya dan nyaman berusaha di sini, “jelasnya.

Polda Kepri kini menempati peringkat salah satu dari lima Polda terbaik di Indonesia, capaian yang dijadikan pijakan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan keamanan. Asep mempertegas pesan strategis: “Secure Kepri, Secure Your Investments” Keamanan bukan sekadar slogan, melainkan syarat mutlak sebelum investasi datang.

“Keamanan harus dipastikan terlebih dahulu sebelum investasi datang. Pemerintah sudah mempermudah perizinan dan birokrasi, maka tugas kami adalah memastikan keamanan tetap terjaga, “tegasnya.

Diajak Bangun Narasi Positif dan Berimbang

Kapolda juga mengajak insan pers yang tergabung dalam KJK untuk bersama-sama membangun narasi yang akurat, berimbang, dan tidak provokatif. Di tengah persaingan antar daerah menarik investor, citra keamanan dan stabilitas menjadi salah satu pertimbangan utama pelaku usaha.

“Media memiliki peran strategis membentuk persepsi publik. Pemberitaan yang faktual dan konstruktif dapat memperkuat citra Kepri sebagai daerah yang aman, kondusif, dan layak menjadi tujuan investasi. Sebaliknya, pemberitaan yang tidak berimbang dapat merusak kepercayaan yang sedang dibangun, “ujar Asep.

Sinergi empat pilar, kepolisian menjaga keamanan, pemerintah mempermudah birokrasi, dunia usaha berinvestasi, dan media menyampaikan informasi yang bertanggung jawab, menjadi kesepakatan tersirat dalam pertemuan tersebut.

Penutup, Membangun Kepercayaan, Bukan Sekadar Berita

Pertemuan KJK dengan Polda Kepri bukan sekadar silaturahmi rutin. Di balik diskusi tentang jurnalistik dan keamanan, tersampaikan satu pesan mendasar. Membangun Kepri bukan hanya soal mendatangkan investasi, melainkan membangun kepercayaan. Dan kepercayaan itu lahir dari tiga hal, keamanan yang terjaga, profesionalisme yang teruji, serta informasi yang jujur dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan komitmen bersama ini, diharapkan sinergi antara aparat keamanan dan insan pers di Kepri semakin kokoh, demi Kepri yang aman, damai, dan semakin berdaya saing di kancah nasional maupun internasional. (***).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA