BATAM – PT PLN Batam berhasil meningkatkan tingkat keamanan sibernya hingga meraih Rating A dengan kategori risiko sangat rendah berdasarkan penilaian CyberRank. Selasa (18/8/2026).
Pencapaian tersebut menjadi bagian dari upaya PLN Batam memperkuat perlindungan terhadap infrastruktur digital, sistem informasi, dan data perusahaan dari berbagai potensi ancaman siber.
Pencipta CyberRank, Michal Everis, mengatakan hasil pemantauan dan penilaian yang dilakukan pihaknya menunjukkan tingkat keamanan siber PLN Batam saat ini berada pada level yang sangat baik.
“PLN Batam telah berhasil mencapai Rating A dalam penilaian CyberRank. Berdasarkan data pemantauan kami, pencapaian ini menempatkan PLN Batam sebagai institusi dengan tingkat keamanan siber tertinggi di Indonesia saat ini,” ujar Michal dalam keterangannya,
Menurutnya, peningkatan kasus serangan siber dan kebocoran data yang menimpa berbagai perusahaan, termasuk BUMN, dapat menimbulkan risiko finansial, operasional, hukum, hingga reputasi.
Kebocoran data juga dapat membuka peluang terjadinya serangan lanjutan, seperti ransomware, pencurian identitas, pengambilalihan akun, hingga penyalahgunaan informasi sensitif.
Karena itu, pemantauan terhadap kondisi keamanan sistem teknologi informasi perlu dilakukan secara berkelanjutan. Konfigurasi sistem, aset digital, metode serangan, maupun tingkat kerentanan dapat berubah dari waktu ke waktu sehingga pemeriksaan secara berkala saja dinilai belum cukup.
CyberRank membantu organisasi melakukan pemantauan berkelanjutan terhadap eksposur keamanan digital yang dapat terlihat dari luar jaringan perusahaan. Sistem tersebut mengidentifikasi aset digital dan domain yang terhubung, kelemahan konfigurasi, kerentanan keamanan, potensi kebocoran kredensial, risiko perlindungan data pribadi, hingga paparan risiko yang berasal dari vendor atau pihak ketiga.
Setiap temuan kemudian dianalisis berdasarkan tingkat keparahan dan potensi dampaknya. Hasil analisis tersebut diterjemahkan menjadi skor, rating, serta rekomendasi perbaikan yang dapat ditindaklanjuti.
Komisaris PLN Batam, Didi Apriadi, mengatakan peningkatan rating keamanan siber tersebut dicapai setelah tim teknologi informasi PLN Batam mengimplementasikan CyberRank sebagai sistem pemantauan keamanan siber harian.
“CyberRank memonitor kondisi keamanan digital PLN Batam setiap hari dan memberikan rekomendasi berdasarkan risiko maupun kerentanan yang teridentifikasi. Rekomendasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dan diterapkan secara konsisten oleh tim IT internal PLN Batam,” ujar Didi.
Sebelum menggunakan platform tersebut, PLN Batam terlebih dahulu melakukan evaluasi terhadap fitur, cakupan penilaian, serta efisiensi biaya yang ditawarkan.
“Berdasarkan evaluasi kami, CyberRank memiliki fitur yang lebih lengkap dibandingkan sejumlah kompetitor dengan biaya yang jauh lebih terjangkau. Salah satu keunggulan pentingnya adalah kemampuan memberikan penilaian kepatuhan terhadap Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi atau UU PDP, yang tidak kami temukan pada platform kompetitor lainnya,” katanya.
Didi menilai kemampuan mengukur keamanan siber sekaligus aspek kepatuhan terhadap regulasi perlindungan data memberikan manfaat strategis bagi perusahaan.
CyberRank tidak hanya membantu tim teknis mengidentifikasi dan memperbaiki kerentanan, tetapi juga membantu manajemen memahami risiko kepatuhan serta potensi konsekuensi dari pengelolaan data pribadi yang belum memadai.
Ia menjelaskan, pencapaian Rating A merupakan hasil kolaborasi antara sistem pemantauan berkelanjutan dengan kesiapan tim internal dalam melakukan perbaikan.
Setiap temuan dianalisis, diprioritaskan, dan ditangani berdasarkan tingkat risikonya. Setelah perbaikan dilakukan, sistem kembali melakukan pemantauan untuk memastikan kerentanan telah ditutup sekaligus mengukur dampaknya terhadap tingkat risiko dan rating perusahaan.
Siklus pemantauan, rekomendasi, perbaikan, dan verifikasi tersebut memungkinkan peningkatan keamanan dilakukan secara berkelanjutan dan terukur.
Michal menilai pencapaian PLN Batam menunjukkan bahwa penguatan keamanan siber tidak cukup hanya dengan menyediakan perangkat maupun aplikasi keamanan.
“CyberRank memberikan visibilitas dan rekomendasi, tetapi keberhasilan akhirnya sangat bergantung pada komitmen organisasi. Tim IT PLN Batam menunjukkan respons yang cepat dan disiplin dalam menjalankan rekomendasi tersebut sehingga peningkatannya dapat terlihat dan diukur secara nyata,” ujarnya.
Pencapaian Rating A diharapkan menjadi fondasi bagi PLN Batam untuk terus memperkuat ketahanan siber perusahaan. Hal ini dinilai penting mengingat keandalan layanan kelistrikan semakin bergantung pada sistem digital dan konektivitas jaringan.
PLN Batam berkomitmen mempertahankan pencapaian tersebut melalui pemantauan berkelanjutan, penguatan tata kelola keamanan informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penerapan langkah mitigasi terhadap ancaman siber yang terus berkembang. (CV)
Tidak ada komentar