Dukung Pertumbuhan Industri Data Center Asia, PLN Batam Siapkan Sistem Kelistrikan Andal dan Energi Hijau

waktu baca 2 menit
Sabtu, 3 Okt 2026 13:09 0 admin
Views: 611

BATAM — PT PLN Batam memastikan kesiapan sistem kelistrikan untuk menopang pesatnya pertumbuhan industri data center (pusat data) dan ekonomi digital di Kepulauan Riau. Selain keandalan pasokan, PLN Batam juga menyiapkan skema penyediaan listrik hijau guna memenuhi agenda keberlanjutan investor global. Jumat (02/10/2026)

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, menyampaikan komitmen tersebut di hadapan pelaku industri teknologi internasional dalam ajang Data Centre World Asia, bagian dari rangkaian Tech Week Singapore 2026 di Singapura.

“PLN Batam berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan industri data center dengan memastikan ketersediaan listrik yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan,” ujar Kwin Fo.

Ia menjelaskan, antisipasi lonjakan kebutuhan listrik dilakukan melalui peningkatan kapasitas pembangkit secara bertahap yang disesuaikan dengan proyeksi pertumbuhan permintaan di lapangan.

Incar Investasi Sektor AI dan Teknologi

Menurut Kwin Fo, maraknya pengembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah menempatkan Batam dalam radar investasi dunia. Posisi geografis yang berdekatan dengan Singapura serta status Kawasan Perdagangan Bebas (Free Trade Zone) memberikan keunggulan kompetitif bagi Batam.

Di sisi lain, iklim investasi yang kondusif juga didorong oleh peran Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam memangkas birokrasi perizinan.

“Dukungan BP Batam dalam memberikan kemudahan dan kecepatan proses investasi menjadi salah satu faktor penting yang membuat Batam semakin menarik bagi investor teknologi dan data center,” tuturnya.

Seimbangkan Keandalan dan Transisi Energi

Kwin Fo menegaskan bahwa industri data center skala global tidak hanya mencari pasokan daya dalam jumlah besar, melainkan juga menuntut sumber energi yang ramah lingkungan.

“Pertumbuhan data center tidak hanya membutuhkan listrik dalam jumlah besar, tetapi juga membutuhkan listrik yang semakin hijau. Karena itu, PLN Batam mempersiapkan keduanya secara bersamaan: keandalan sistem kelistrikan dan peningkatan pemanfaatan energi terbarukan,” kata Kwin Fo.

Kapasitas Kelistrikan Batam Saat Ini

Mengutip data resmi BP Batam, daya terpasang di Batam saat ini berada dalam kondisi aman untuk menampung industri baru. Total kapasitas listrik Batam mencapai 538,95 MW dengan beban puncak sebesar 475 MW.

Dukungan pasokan energi tersebut dipasok oleh berbagai jenis pembangkit, meliputi:

Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG): 231,4 MW

Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD): 89,53 MW

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU): 88,02 MW (gabungan unit 43,5 MW dan 44,52 MW)

Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG): 43,5 MW

Langkah PLN Batam tampil di pameran kelas dunia ini diharapkan dapat memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital dan data center paling strategis di kawasan Asia Tenggara.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA