PLN Batam Dukung Proyek Data Center Berkapasitas Lebih dari 700 MVA

waktu baca 3 menit
Rabu, 29 Jul 2026 23:37 0 admin
Views: 605

Batam – PT PLN Batam dan PT Altiva Identity Datacenter resmi menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan kapasitas 2×345 MVA untuk mendukung pengembangan ALTIVA Data Center Group di kawasan Nongsa Digital Park, Batam.

Penandatanganan yang berlangsung di Auditorium Tanjung Kasam, Kantor PLN Batam, Selasa (28/7/2026), menjadi langkah strategis dalam menyiapkan infrastruktur energi bagi pembangunan pusat data berskala besar yang membutuhkan pasokan listrik andal, stabil, dan berkelanjutan.

Kerja sama ini merupakan bagian dari pengembangan kawasan data center berkapasitas lebih dari 700 MVA yang akan direalisasikan secara bertahap melalui kolaborasi PT PLN Batam, dukungan BP Batam, serta sejumlah mitra strategis lainnya dalam penyediaan listrik, air, dan infrastruktur pendukung.

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, mengatakan penyediaan listrik melalui PJBTL tersebut menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Batam.

“Melalui PJBTL ini, PLN Batam akan menyediakan pasokan tenaga listrik bagi pengembangan data center PT Altiva Identity Datacenter dengan total daya sebesar 2×345 MVA. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi energi bagi pertumbuhan ekonomi digital di Batam,” ujarnya.

ALTIVA Data Center dibangun di atas lahan sekitar 11 hektare di Nongsa Digital Park dan akan dikembangkan secara bertahap hingga mencapai lebih dari 30 hektare. Penyambungan pasokan listrik dijadwalkan mulai dilakukan pada 2027, seiring tahapan pembangunan fasilitas tersebut.

Direktur PT Altiva Identity Datacenter, Edi Haryanto, menyampaikan apresiasi kepada BP Batam dan PT PLN Batam atas dukungan dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif serta memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah awal menghadirkan fasilitas data center berskala besar yang andal dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara.

Meningkatnya kebutuhan komputasi global untuk layanan cloud computing, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga penyimpanan data menjadikan keberadaan data center berkapasitas besar semakin strategis. Dalam hal ini, pasokan listrik yang stabil menjadi salah satu faktor utama untuk menjaga operasional pusat data.

Selain menggandeng PT PLN Batam, Altiva Identity Datacenter juga bekerja sama dengan berbagai mitra dalam penyediaan infrastruktur pendukung, termasuk jaringan air dan utilitas lainnya.

Proyek ini diharapkan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi Batam melalui peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta tumbuhnya ekosistem teknologi dan industri pendukung.

Dengan dukungan infrastruktur, konektivitas internasional, dan letak geografis yang strategis, Batam dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang sebagai salah satu hub digital terdepan di Indonesia maupun Asia Tenggara. Ke depan, kedua perusahaan akan terus berkoordinasi sesuai tahapan proyek dengan mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.(CV)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA