Langsung ke konten
Terkini
BATAM

PLN Batam Raih Tiga Penghargaan IQSA 2026, Perkuat Komitmen QHSE dan Inovasi Keselamatan

20 September 2026
0
Views: 605

JAKARTA, 20 September 2026 — PT PLN Batam kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional melalui ajang Indonesia QHSE Sustainability for Business Awards (IQSA) 2026 yang diselenggarakan oleh Majalah Business Asia Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta.

Dalam ajang tersebut, PLN Batam berhasil meraih tiga penghargaan, terdiri atas dua penghargaan korporasi dan satu penghargaan individu.

Baca Juga: Gangguan Listrik Terjadi di Tiban Batam, PLN Masih Lakukan Pengecekan

Dua penghargaan korporasi yang diraih PLN Batam yakni The Best QHSE Environmental Sustainability & Energy Efficiency 2026 dan The Best QHSE Digital Innovation and Safety Management 2026.

Sementara itu, Vice President K3L PLN Batam, Rosa Darman, meraih penghargaan The Best QHSE Leadership Safety Excellence 2026.

Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas penerapan prinsip Quality, Health, Safety and Environment (QHSE) di lingkungan PLN Batam, yang dilakukan melalui penguatan sistem keselamatan kerja, pemanfaatan teknologi, peningkatan pengawasan lapangan, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia.

Salah satu inovasi yang diterapkan PLN Batam dalam memperkuat pengawasan keselamatan kerja adalah pemanfaatan Body Worn Camera (BWC) bagi pengawas pekerjaan di lingkungan Unit Distribusi.

Teknologi tersebut memungkinkan Inspektor K3 melakukan pemantauan aktivitas pekerjaan di lapangan, termasuk mendukung pelaksanaan inspeksi dari jarak jauh. Sementara itu, pada Unit Pembangkit dan Transmisi, pengawasan diperkuat melalui integrasi pemanfaatan CCTV dan BWC.

“Pengawasan pekerjaan diperkuat melalui kombinasi CCTV dan BWC, sehingga aktivitas di lapangan dapat dipantau tanpa selalu mengharuskan petugas K3 berada langsung di setiap lokasi,” ujar Rosa.

Perkuat Budaya Keselamatan di Lingkungan Kerja Selain pemanfaatan teknologi, PLN Batam secara berkelanjutan memperkuat budaya keselamatan melalui komunikasi rutin dan keterlibatan langsung jajaran manajemen dalam aktivitas keselamatan kerja.

Melalui program safety culture, manajer unit dan senior leader melakukan walkthrough di area kerja. Kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kondisi lapangan, tetapi juga menjadi sarana penyampaian lesson learned serta identifikasi peluang perbaikan.

Upaya penguatan budaya keselamatan juga dilakukan melalui Safety Management Patrol, pemeriksaan alat pelindung diri (APD), mentoring, safety briefing, safety patrol, dan safety induction.

Setiap temuan yang berkaitan dengan unsafe action maupun unsafe condition dipantau dan ditindaklanjuti melalui langkah-langkah perbaikan guna mencegah terjadinya insiden di tempat kerja.

Rosa menegaskan bahwa penerapan keselamatan kerja tidak cukup hanya mengandalkan perangkat, prosedur, maupun aturan, tetapi membutuhkan budaya keselamatan yang dibangun secara konsisten oleh seluruh insan perusahaan.

“Penguatan budaya keselamatan juga dimulai dari jajaran manajemen,” katanya.

PLN Batam terus mendorong penerapan QHSE sebagai bagian integral dari operasional perusahaan. Berbagai program tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pencapaian target zero accident.

Perolehan tiga penghargaan dalam IQSA 2026 menjadi bagian dari apresiasi terhadap upaya PLN Batam dalam mengintegrasikan kepemimpinan, kompetensi, pengawasan, komunikasi, serta pemanfaatan teknologi dalam penerapan QHSE di lingkungan perusahaan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda * wajib diisi.

Berita Berikutnya