Coast Guard Indonesia, Singapura dan Malaysia Lakukan Pertemuan Tingkat Tinggi di Batam

waktu baca 2 menit
Selasa, 11 Agu 2026 17:26 0 admin
Views: 622

Batam – Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) memperkuat kerja sama keamanan dan penegakan hukum di laut dengan Singapura dan Malaysia melalui pertemuan tingkat tinggi trilateral di Pangkalan Bakamla Batam, Selasa (11/8/2026).

Pertemuan tersebut dipimpin Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr.Opsla. bersama Commander Singapore Police Coast Guard (SPCG) SAC Ang Eng Seng dan Director General Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA) Admiral (M) Datuk Haji Mohd. Rosli bin Abdullah.

Kegiatan diawali dengan penyambutan kapal SPCG White Tip Shark (PH58) dan kapal MMEA KM Sibuan 2224 yang dijemput oleh unsur kapal Bakamla RI, yakni CAT 508 dan HSC 32-02.

Kedatangan kedua unsur kapal tersebut merupakan bagian dari rangkaian High-Level Meeting Tripartite Coast Guard Cooperation. Dalam kegiatan ini, unsur kapal dan kru dari ketiga negara akan mengikuti latihan bersama serta menyaksikan latihan Visit, Board, Search and Seizure (VBSS) yang diselenggarakan oleh United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC).

Kerja sama trilateral ini sebelumnya telah dibahas dalam High-Level Meeting Tripartite Coast Guard Cooperation yang berlangsung di Mabes Bakamla RI pada 15 Juli 2025. Pertemuan kembali tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan terhadap keamanan, keselamatan, serta penegakan hukum di wilayah perairan yang berbatasan langsung antara Indonesia, Singapura, dan Malaysia.

Selain membahas tindak lanjut kerja sama sebelumnya, pertemuan juga menjadi wadah untuk menjajaki potensi kerja sama di masa mendatang dalam menjaga keamanan dan stabilitas kawasan maritim.

Kehadiran kru kapal SPCG dan MMEA turut diisi dengan berbagai kegiatan bersama jajaran Zona Bakamla Barat, seperti pertandingan olahraga persahabatan, penanaman pohon, tur fasilitas Zona Bakamla Barat, serta kunjungan ke unsur kapal yang terlibat dalam kegiatan.

Melalui pertemuan dan rangkaian kegiatan tersebut, ketiga institusi coast guard sepakat untuk terus memperkuat hubungan dan kerja sama dalam menjaga stabilitas wilayah perairan yang saling berbatasan.

Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap terciptanya keamanan, keselamatan, serta kondisi laut yang aman dan kondusif bagi ketiga negara. (CV)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA