Wagub Kepri Nyangnyang H.P Lepas 1.336 Mahasiswa KKN Kolaboratif UMRAH-UNRI Gelombang II 2026

waktu baca 2 menit
Minggu, 2 Agu 2026 08:32 0 admin
Views: 691

Kepri, dinamikaglobaltimes.id 

Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri)  Nyangnyang Haris Pratama, secara resmi melepas 1.336 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Gelombang II Tahun 2026, yang merupakan sinergi antara Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dan Universitas Riau (UNRI).

Para mahasiswa ini akan ditempatkan di 56 desa dan kelurahan yang tersebar di empat wilayah administrasi di Kepri, meliputi Kabupaten Bintan, Karimun, Lingga, serta Kota Batam, untuk melaksanakan pengabdian masyarakat selama periode penugasan yang telah ditetapkan.

Dalam sambutannya pada upacara pelepasan yang berlangsung Sabtu (01/08/2026), Nyangnyang menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar agar momentum ini menjadi jembatan penghubung antara ilmu teoretis yang dipelajari di bangku perkuliahan dengan kebutuhan nyata di lapangan.

“Saya ucapkan selamat kepada seluruh adik-adik mahasiswa yang hari ini mulai menjalankan tugas mulia pengabdian. Jadilah generasi yang siap mengabdi, dan kehadiran kalian harus mampu memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat, “tegas Nyangnyang.

Ia juga mengingatkan agar paran mahasiswa mampu beradaptasi dengan karakteristik lingkungan dan budaya di lokasi penugasan masing-masing. Menurutnya, KKN bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan ruang pembelajaran dua arah sekaligus sarana merumuskan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat setempat.

“Praktikkanlah ilmu yang telah kalian peroleh selama kuliah. Kehadiran kalian harus membawa solusi dan kontribusi nyata, bukan sekadar hadir tanpa dampak, “pesannya.

Lebih jauh, Nyangnyang menegaskan bahwa program pengabdian ini sejalan dengan upaya percepatan pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa kekuatan utama Kepri tidak hanya bergantung pada potensi sumber daya alam yang melimpah, melainkan pada kualitas sumber daya manusianya, khususnya generasi muda terpelajar.

“Investasi terbesar Kepri ada pada sumber daya manusia. Oleh karena itu, saya harap kalian dapat menjadi generasi yang berkualitas, berintegritas tinggi, dan mampu mengharumkan nama daerah tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional, “ujarnya.

Sementara itu, Rektor UMRAH, Prof. Agung Damar Sakti, menjelaskan bahwa KKN merupakan tahapan krusial dalam kurikulum pendidikan tinggi untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa hidup, berinteraksi, dan berkontribusi di tengah masyarakat.

“Kami berharap peserta tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, kepedulian sosial yang tinggi, dan kemampuan untuk menyelesaikan masalah secara bersama-sama, “ungkap Prof. Agung.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk mengedepankan empat kompetensi utama dalam menjalankan tugas, yaitu kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan pemecahan masalah. Sinergi ini, lanjutnya, diharapkan menjadi energi baru yang memperkuat pemberdayaan masyarakat, mendorong kemajuan desa, dan melahirkan dampak positif yang berkelanjutan bagi pembangunan Kepulauan Riau. (Richard).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA