Sosok Sugeng Handayani, Pemuda Asal Toapaya Selatan

waktu baca 2 menit
Selasa, 1 Sep 2026 16:22 0 admin
Views: 670

Bintan, dinamikaglobaltimes.id 

Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, menyimpan potensi luar biasa besar di sektor peternakan, hingga budidaya ikan air tawar. Kedua sektor itu telah lama menjadi produk unggulan desa ini. 

Kemajemukan suku yang bermukim di desa ini justru menjadi kekuatan yang memicu pesatnya perkembangan masyarakat. Tak hanya kaya sumber daya alam, desa yang sebentar lagi akan menggelar pemilihan Kepala Desa ini pun memiliki fasilitas pendidikan lengkap, mulai dari Paud, SD dan SMP.

Sejumlah resort dan kantor pemerintahan juga berdiri di kawasan ini. Banyak warga merantau menuntut ilmu ke berbagai daerah, dan tak sedikit pula yang kembali serta berkecimpung aktif di dunia kemasyarakatan, mulai dari LSM, Karang Taruna, hingga berbagai organisasi sosial.

Salah satu sosok pemuda yang menonjol adalah Sugeng Handayani. Pria kelahiran Toapaya Selatan ini dikenal sangat aktif dalam berorganisasi. Hingga kini, ia masih menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Desa Toapaya Selatan, yang telah diembannya selama dua periode. Kepercayaan masyarakat kepadanya semakin kuat ketika ia kembali dipilih untuk memimpin Karang Taruna tingkat Kecamatan Toapaya untuk kedua kalinya.

Selain kiprahnya di organisasi kepemudaan, Sugeng juga berpengalaman memimpin berbagai  organisasi lainnya.

Dalam perbincangan santai di salah satu warung kopi kawasan Kilometer 16 arah Tanjung Uban, Selasa (01/09/2026), Sugeng membagikan pemikirannya tentang peran pemuda dan harapan terhadap masa depan desanya.

“Sebagai pemuda asli daerah ini, saya terpanggil untuk bangkit dan siap menerima risiko dalam hal kebaikan. Ke depannya, Desa Toapaya Selatan butuh sosok pemimpin yang visioner. Mengingat posisi desa ini sebagai pintu gerbang masuk ke Kabupaten Bintan, kami sangat menekankan agar pembangunan diterapkan secara merata, “ujarnya dengan tegas.

Menurut Sugeng, pembangunan tidak boleh hanya unggul di atas kertas atau urusan administrasi semata.

“Saya berharap pembangunan segera digencarkan. Jangan hanya unggul dalam administrasi, tetapi jadilah desa yang sukses secara pembangunan fisik, peningkatan sumber daya manusia, maupun tertib administrasi. Tujuannya sederhana, agar tercipta keseimbangan yang nyata bagi seluruh warga, “katanya.

Kiprah Sugeng Handayani menjadi bukti bahwa pemuda desa mampu menjadi motor penggerak kemajuan, sekaligus pengingat bagi para pemangku kebijakan untuk tidak melupakan keseimbangan antara administrasi, infrastruktur, dan kualitas sumber daya manusia. (Richard).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA