Bintan, Dinamikaglobaltimes.id
Proyek pembangunan Gedung Poli Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) senilai Rp. 35 miliar lebih tahun 2025 di Kabupaten Bintan, diperkirakan tidak selesai tepat pada waktunya. Hal tersebut sesuai pantauan media ini di lokasi proyek Selasa (09/12/2025). Bahkan, hingga memasuki batas akhir kontrak, progres pembangunan dinilai belum mencapai target perjanjian kerja.

Menurut Kamal, yang dipercaya sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di proyek itu menyebutkan, “sebenarnya, kondisi seperti itu tinggal finishing saja, bang. Sampai saat ini, proses pekerjaannya sedang dikebut. Yang saya lihat, hanya tinggal penyelesaian sarana jalan yang ada di lokasi itu, “tutur Kamal melalui ponselnya (11/12/2025).
Ditambahkannya, “saya juga sudah tanya kontraktornya, bahwa proyek ini akan selesai tepat waktu. Pastinya, saat ini sedang melakukan finishing. Dan kami juga sudah meminta pihak kontraktor untuk melakukan percepatan, “bebernya.
Sesuai aturan pengadaan barang dan jasa pemerintah, bahwa proyek yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) itu, masa kerjanya hanya sampai tanggal 20 Desember 2025 mendatang.
Dilihat dari persentase nya, pelaksana proyek diperkirakan bakal mendapat sanksi lantaran terlambat. Tidak hanya itu. Jika aturan ditetapkan sesuai peruntukannya, perusahaan yang mengerjakannya juga bakal menanggung denda keterlambatan, pemutusan kontrak, di masukkan ke dalam daftar hitam perusahaan dan tidak di bayarkan kekurangan volume pekerjaannya.
Disisi lain, Sholikin, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Berantas Korupsi (Gebrak) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), sangat menyayangkan molornya penyelesaian pembangunan gedung tersebut. Padahal, gedung berbiaya puluhan miliar rupiah itu digadang-gadang bakal meningkatkan pelayanan kesehatan.
“Saya sudah lama mengamati proses pekerjaan gedung tiga lantai itu. Tapi, setelah saya kemarin langsung turun ke lokasi proyek, saya lihat masih banyak yang harus diselesaikan. Sementara, masa kontrak pekerjaannya sudah mau habis. Hari ini sudah mau masuk pertengahan bulan Desember. Apa mungkin bisa selesai ?” Ujar ketua LSM itu dengan nada bertanya di Tanjungpinang (11/12/2025). (Richard).
Tidak ada komentar