Polda Kepri Dorong Profesionalisme Pengurus dan Manager Koperasi Merah Putih

waktu baca 4 menit
Jumat, 30 Okt 2026 09:27 0 admin
Views: 613

BATAM – Direktorat Intelijen dan Keamanan (Ditintelkam) Polda Kepulauan Riau menginisiasi kegiatan Rapat Koordinasi dan Capacity Building Pengurus dan Manager Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Nagoya Mansion, Lubuk Baja, Kota Batam, Kamis (29/10/2026), tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi sekaligus mengantisipasi potensi permasalahan antara pengurus dan manager koperasi.

Mengusung tema “Penguatan Sinergi, Solidaritas, dan Profesionalisme Pengurus dan Manager dalam Mewujudkan Koperasi Merah Putih yang Mandiri, Modern, dan Berdaya Saing di Provinsi Kepulauan Riau”, kegiatan ini menitikberatkan pada penguatan tata kelola, pembagian kewenangan, komunikasi, serta penyelesaian persoalan internal koperasi.

Hadir sebagai narasumber perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, serta kalangan akademisi.

Kasubdit II Ditintelkam Polda Kepri, Kompol Yudha, dalam pemaparannya menyampaikan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki peran strategis dalam memperkuat perekonomian masyarakat dan mendorong kemandirian desa maupun kelurahan.

Menurutnya, keberhasilan koperasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan modal dan sarana usaha, tetapi juga kualitas tata kelola, integritas pengelola, kepercayaan masyarakat, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

Ia menjelaskan, sejumlah persoalan seperti ketidakjelasan pembagian kewenangan antara pengurus dan manager, transparansi pengelolaan, perbedaan kepentingan, hingga potensi konflik internal perlu diantisipasi sejak dini.

“Persoalan-persoalan tersebut harus diantisipasi melalui komunikasi yang terbuka, koordinasi yang baik, serta penyelesaian masalah berdasarkan ketentuan yang berlaku. Jangan sampai persoalan internal justru menghambat perkembangan koperasi,” menjadi salah satu pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Kompol Yudha menegaskan, Ditintelkam Polda Kepri berkomitmen mendukung terpeliharanya stabilitas kamtibmas melalui fungsi intelijen sesuai ketentuan yang berlaku. Situasi keamanan yang aman dan kondusif merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan keberhasilan pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau.

Pengurus Sambut Positif Penguatan Sinergi

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari perwakilan pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Hen. Ia menilai pertemuan antara pengurus dan manager koperasi sangat penting karena selama ini masih terdapat pertanyaan di kalangan pengurus mengenai batas tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing.

Menurut Hen, kegiatan ini memberikan pemahaman bahwa ketua tetap memiliki kedudukan sebagai pemimpin koperasi, sedangkan manager bertugas menjalankan fungsi pengelolaan operasional usaha koperasi secara profesional.

“Pertemuan hari ini sangat luar biasa. Selama ini masih banyak pengurus koperasi yang bertanya-tanya mengenai fungsi manager dan fungsi ketua. Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan pemahaman yang lebih jelas bahwa ketua tetap menjadi pemimpin koperasi, sementara manager bertugas membantu pengelolaan dan menjalankan operasional koperasi,” ungkap Hen.

Ia juga berharap komunikasi antara pengurus dan manager terus diperkuat, terutama dalam mengetahui perkembangan pembangunan serta kesiapan operasional koperasi.

Hen mengakui, para pengurus telah melalui berbagai tantangan dalam memperjuangkan perkembangan Koperasi Merah Putih. Karena itu, seluruh pihak diminta tetap bersemangat dan menjaga kebersamaan.

“Koperasi Merah Putih ini adalah milik kita bersama. Karena itu, pengurus dan manager harus tetap semangat, saling berkomunikasi, dan bekerja sama untuk memajukan koperasi,” tambahnya.

Kadis Koperasi Batam Dorong Tata Kelola Profesional

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, Salim, turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan rapat koordinasi dan capacity building tersebut.

Ia menilai penguatan kapasitas pengurus dan manager merupakan bagian penting dalam membangun koperasi yang sehat, profesional, transparan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.

Menurutnya, kesamaan pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing menjadi modal penting agar pengelolaan koperasi berjalan efektif. Pengurus dan manager harus mampu membangun komunikasi, menjaga kepercayaan anggota, serta mengedepankan kepentingan koperasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pengurus dan manager Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Provinsi Kepulauan Riau dapat memperkuat komitmen bersama dalam menjalankan tata kelola koperasi yang baik.

Pakta Integritas Jadi Komitmen Bersama

Sebagai bentuk keseriusan dalam mewujudkan tata kelola koperasi yang bersih dan profesional, kegiatan ini juga memuat komitmen melalui Pakta Integritas bagi pengurus dan manager Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam pakta tersebut, para peserta menyatakan komitmen untuk menjunjung tinggi kejujuran, transparansi, akuntabilitas, memperkuat sinergi dan solidaritas, serta menjalankan tata kelola koperasi secara profesional.

Selain itu, para pengurus dan manager berkomitmen mencegah penyalahgunaan wewenang, menjaga pengelolaan keuangan dan aset koperasi, menghindari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta menyelesaikan setiap perbedaan dan konflik melalui musyawarah sesuai ketentuan yang berlaku.

Mereka juga berkomitmen menindaklanjuti hasil rapat koordinasi melalui rencana aksi, pemetaan permasalahan, pembagian tugas yang jelas, dan evaluasi berkala.

Melalui kegiatan yang diprakarsai Ditintelkam Polda Kepri ini, diharapkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Provinsi Kepulauan Riau tidak hanya berkembang dari sisi usaha, tetapi juga memiliki fondasi organisasi yang kuat, hubungan kerja yang harmonis, serta tata kelola yang berintegritas.

Dengan demikian, Koperasi Merah Putih dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya kemandirian ekonomi desa dan kelurahan di Provinsi Kepulauan Riau.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA