Batam Siap Jadi Hub Digital Regional, PLN Batam dan EGS Teken Perjanjian Listrik Data Center AI

waktu baca 3 menit
Selasa, 26 Mei 2026 13:02 0 18 admin

Batam – PT PLN Batam bersama PT Equator Gate System Batam resmi menandatangani Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) di Aula Tanjung Kasam, Kantor Korporat PLN Batam, Senin (25/5).

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kebutuhan energi bagi pengembangan EGS AI Data Center di kawasan Nongsa, Kota Batam.
Melalui perjanjian tersebut, PLN Batam akan menyediakan pasokan listrik secara bertahap untuk menunjang operasional pusat data berskala besar yang akan dikembangkan oleh Equator Gate System Batam.

Pelaksana Harian Kepala Badan Pengusahaan Batam, Li Claudia Chandra, menyambut baik penandatanganan kerja sama tersebut.

Menurutnya, proyek ini memperkuat posisi Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital sekaligus bagian dari koridor infrastruktur digital global bersama Singapura dan Johor.

“BP Batam menyambut baik komitmen investasi mega proyek EGS AI Data Center di Nongsa. Ini bukan hanya pembangunan data center, tetapi bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang kuat dan berdaya saing,” ujarnya.

Li Claudia menegaskan bahwa ketersediaan energi yang andal menjadi faktor penting dalam menarik investasi sektor teknologi dan digital. Karena itu, BP Batam berharap PLN Batam dapat terus menjaga stabilitas dan keberlanjutan pasokan listrik guna mendukung industri strategis tersebut.

Selain meningkatkan daya tarik investasi, proyek ini juga diharapkan memberikan dampak ekonomi yang luas melalui penciptaan lapangan kerja baru, peningkatan kualitas talenta lokal di bidang teknologi, serta penguatan daya saing Batam di tingkat nasional maupun regional.

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, mengatakan kerja sama tersebut memiliki arti strategis dalam mendukung pengembangan ekosistem ekonomi digital dan industri berbasis teknologi tinggi di Batam.

“Kerja sama ini bukan sekadar penyediaan tenaga listrik, tetapi juga bentuk kepercayaan dan komitmen bersama dalam membangun ekosistem digital yang kuat di Batam,”
kata Kwin Fo.

Menurutnya, pengembangan data center menjadi salah satu pilar penting dalam transformasi Batam sebagai kawasan investasi strategis dan pusat ekonomi digital di Indonesia. Ia juga mengapresiasi dukungan BP Batam yang dinilai berperan besar dalam menciptakan kemudahan investasi bagi industri berbasis teknologi.

Sementara itu, Direktur PT Equator Gate System Batam, Efendi, mengungkapkan bahwa perusahaan akan membangun EGS AI Data Center dengan nilai investasi mencapai USD 5 miliar atau sekitar Rp88 triliun.

Pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI) tersebut akan berdiri di atas lahan seluas 30 hektare di Nongsa dan dirancang sebagai pusat pemrosesan AI, machine learning, serta cloud computing modern untuk kawasan Asia Tenggara.

“Penandatanganan PJBTL ini merupakan komitmen bersama untuk menghadirkan infrastruktur data center yang andal, efisien, dan berkelanjutan di Indonesia,” ujar Efendi.

Ia menambahkan, investasi tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Batam sebagai pusat infrastruktur digital regional sekaligus mendorong pertumbuhan investasi, pengembangan talenta digital, dan ekonomi berbasis teknologi tinggi. (CV)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA