Miris ! ! Plafon Ruang Kelas 2 SD‑N 10 Desa Pengujan Akhirnya Roboh, Janji Perbaikan Belum Terealisasi

waktu baca 2 menit
Sabtu, 7 Nov 2026 15:48 0 admin
Views: 705

Bintan, dinamikaglobaltimes.id  

Kondisi plafon ruang kelas 2 Sekolah Dasar Negeri 10 Desa Pengujan, Kecamatan Teluk Bintan yang sebelumnya sudah terancam runtuh dan pernah diberitakan media, akhirnya benar‑benar roboh pada Jumat malam (06/11/2026). Seluruh bagian plafon jatuh menutupi meja‑meja belajar siswa, membuat ruangan tersebut porak‑poranda dan tidak dapat digunakan sama sekali.

Kepala SD‑N 10 Desa Pengujan, Alim, mengonfirmasi kejadian tersebut saat dihubungi wartawan melalui telepon seluler, Sabtu (07/11/2026), “Iya benar. Plafon kelas 2 yang sebelumnya hampir roboh itu, Jumat malam akhirnya runtuh. Sekarang ruangan itu tidak bisa dipakai karena serpihan plafon berserakan di seluruh ruang, “ujar Alim.

Ia menambahkan, beberapa bulan lalu saat kondisi plafon mulai memburuk, Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan sempat menyampaikan akan ada bantuan perbaikan untuk sekolah tersebut. Namun hingga plafon runtuh, tidak ada penjelasan sumber dana maupun tindak lanjut perbaikan dari pihak terkait, “Waktu itu Pak Sekda bilang akan diperbaiki dengan dana bantuan, tapi tidak dijelaskan bantuan dari mana. Kenyataannya sampai sekarang tidak ada perbaikan. Yang mengherankan, justru dibangun 4 unit toilet baru di sekolah ini, “keluh Alim.

Kejadian runtuhnya plafon ini memicu kekecewaan orang tua dan tokoh masyarakat setempat. Martin, tokoh pemuda Desa Pengujan yang memiliki anggota keluarga bersekolah di SD tersebut, mengaku kecewa karena janji perbaikan tidak kunjung terlaksana meskipun masalah kerusakan sudah diberitakan media beberapa waktu lalu.

“Sangat disayangkan janji pemerintah untuk memperbaiki plafon SD Negeri 10 itu ternyata hanya janji semata. Kerusakan sudah ada berbulan‑bulan dan sudah diberitakan media, tapi tidak ada tindak lanjut. Untungnya plafon itu runtuh saat hari libur, jadi tidak ada siswa yang terluka. Saya pribadi kecewa, “tutur Martin.

“Janji akan diperbaiki, kenyataannya nihil sampai akhirnya roboh. Padahal pendidikan adalah program prioritas baik di daerah maupun pusat. Bagaimana sumber daya manusia bisa maju kalau pemerintah seolah tidak peduli ? “lanjutnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak redaksi telah berusaha meminta tanggapan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Naprion melalui pesan WhatsApp dan panggilan telepon, namun tidak ada jawaban.

Sementara, ketika upaya konfirmasi dilayangkan kepada Sekretaris Daerah Bintan Rony Kartika, hanya memberi arahan agar dilakukan konfirmasi kepada Naprion, Kadisdik Bintan, “Coba koordinasi dengan pak kadis ya bang, “tulisnya membalas konfirmasi.

Ditambahkannya, “mungkin lagi  dampingi tim porprov ketua. Kalau kami gak keliru, sekolah tersebut akan di perbaiki bentar lagi melalui APBD-P, “sebutnya

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Pendidikan segera menangani perbaikan ruang kelas yang rusak, agar jadwal pembelajaran siswa tidak terus terganggu. (Richard).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA