Polsek Jemaja Gandeng Mahasiswa KKN UGM Tanam Jagung Pipil Dukung Program Asta Cita

waktu baca 3 menit
Jumat, 3 Jul 2026 10:12 0 9 admin

Anambas – Semangat kolaborasi dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan Polsek Jemaja Polres Kepulauan Anambas melalui kegiatan penanaman jagung pipil bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM), kelompok tani, dan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (02/07/2026) ini merupakan bagian dari implementasi Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan.

Penanaman dilaksanakan di lahan milik Suryadi, anggota Kelompok Tani Tunas Karya, yang berlokasi di Kampung Talipuk, RT 04 RW 02 Dusun II, Desa Bukit Padi, Kecamatan Jemaja Timur. Kegiatan dipimpin oleh Ps. Kanit Binmas Polsek Jemaja, Aipda Yondrialis, di bawah arahan Kapolsek Jemaja.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Bhabinkamtibmas jajaran Polsek Jemaja, pemilik lahan Suryadi, serta mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada (UGM). Kehadiran mahasiswa menjadi wujud sinergi antara institusi kepolisian, dunia akademik, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian.

Kolaborasi tersebut tidak hanya memperkuat semangat gotong royong, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran sekaligus pengabdian kepada masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Lahan seluas 5.000 meter persegi yang digunakan memiliki karakteristik tanah hitam dan gambut dengan potensi yang baik untuk pengembangan sektor pertanian. Pada kegiatan tersebut dilakukan penanaman menggunakan benih jagung unggul varietas BISI 18. Penanaman dilakukan dengan jarak tanam 70 x 20 sentimeter dan kedalaman 4 hingga 5 sentimeter, dengan estimasi masa panen sekitar 100 hari setelah penanaman.

Kapolres Kepulauan Anambas, AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa. Oleh karena itu, Polri terus hadir membangun kolaborasi dengan masyarakat, pemerintah daerah, kelompok tani, hingga kalangan akademisi.

“Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Polri berkomitmen mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara Polri, petani, pemerintah desa, dan mahasiswa menjadi kekuatan besar dalam membangun kemandirian pangan, khususnya di Kabupaten Kepulauan Anambas,” ujar Kapolres Kepulauan Anambas.

Kapolsek Jemaja, IPTU Sutomo menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa KKN UGM memberikan energi dan semangat baru dalam mendukung pembangunan desa, khususnya di bidang pertanian.

“Kami mengapresiasi partisipasi mahasiswa KKN UGM yang turut terjun langsung bersama masyarakat. Kehadiran generasi muda membawa semangat inovasi dan kepedulian terhadap sektor pertanian. Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam mendukung swasembada pangan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Kapolsek Jemaja.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan, semangat gotong royong, serta antusiasme seluruh peserta. Kehadiran Polri berdampingan dengan petani dan mahasiswa menjadi gambaran nyata bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh satu pihak, melainkan melalui kolaborasi yang harmonis antara aparat, masyarakat, dan dunia pendidikan.

Melalui kegiatan ini, Polres Kepulauan Anambas menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung program-program nasional.

Dengan semangat Polri Presisi, sinergi bersama petani dan mahasiswa diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan cita-cita Indonesia yang mandiri dan berdaya saing di sektor pertanian. (Nopi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA