Pemotongan Bukit di Kampung Limau Kuala Sempang Diduga Kuat Tak Berizin

waktu baca 2 menit
Minggu, 8 Feb 2026 01:44 0 286 admin

Bintan, Dinamikaglobaltimes.id 

Armada pengangkut tanah timbun dari Pemotongan Bukit yang diduga belum mengantongi perizinan, meresahkan pengguna jalan raya. Aktivitas itu berlangsung di RT 002/RW003 Kampung Limau, Desa Kuala Sempang Kecamatan Sri Kuala Lobam Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). 

Kegiatan itu telah berlangsung selama seminggu. Sampai saat ini masih tampak menggerus tanah dari bukit tersebut. Luasnya diperkirakan kurang lebih setengah hektar. Aktivitas pemotongan bukit yang kini jadi gunjingan publik itu, diduga kuat belum mengantongi izin.

Hal tersebut diketahui, ketika media ini menanyakannya kepada ketua RW setempat. Menurut pak RW, kegiatan itu memang belum diketahuinya, “saya rasa pak RT yang mengetahui ada kegiatan memotong bukit di tempat kami ini, “ujar pak RW melalui layanan WhatsApp (05/02/2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, bahwa pelaku pemotongan bukit itu dilakukan oleh pengusaha bernama Wiliem. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi dari pihak berwenang terkait perizinannya.

Dilihat dari gencarnya melakukan pemotongan bukit, justru sangat berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan. Seperti erosi tanah, kerusakan ekosistem, dan ancaman terhadap keberlanjutan sumber daya alam di kawasan tersebut.

Warga setempat juga melaporkan adanya perubahan pada kondisi tanah dan lingkungan di sekitar area pemotongan bukit yang dapat mengganggu keseimbangan alam.

Pihak berwenang dari Pemerintah Kabupaten Bintan dan instansi terkait diharapkan segera turun tangan untuk melakukan investigasi terhadap kegiatan ini dan memberikan sanksi yang sesuai apabila terbukti melanggar peraturan yang berlaku.

Warga juga berharap agar pemerintah dapat memberi perhatian lebih terhadap kelestarian lingkungan di kawasan tersebut, guna menghindari terjadinya kerusakan alam yang lebih luas di masa depan. (Richard).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA