PLN Batam bangun gardu baru di Punggur guna atasi gangguan kelistrikan

waktu baca 3 menit
Senin, 6 Jul 2026 12:22 0 admin
Views: 632

Batam – PT PLN Batam terus bergerak cepat meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat. Sebagai upaya mengatasi gangguan kelistrikan yang terjadi di wilayah Kelurahan Senjulung, kawasan Punggur, PLN Batam membangun gardu portal baru guna mengurangi beban pada sistem kelistrikan yang selama ini mengalami pembebanan berlebih.(05/07/2026).

Manager Komunikasi dan Humas PT PLN Batam, Yoga Perdana Sulastama, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemantauan petugas di lapangan, Trafo Portal 400 kVA Senjulung 2 mengalami beban berlebih dengan tingkat pembebanan mencapai sekitar 110 persen. Kondisi tersebut menyebabkan pengaman trafo bekerja secara otomatis saat memasuki waktu beban puncak, sehingga berdampak pada terhentinya aliran listrik di sebagian wilayah.

“Trafo Portal 400 kVA Senjulung 2 mengalami kondisi beban berlebih dengan pembebanan mencapai sekitar 110 persen. Pembangunan gardu baru ini menjadi solusi untuk mengurangi beban trafo, khususnya saat memasuki waktu beban puncak,” ujar Yoga.

Ia menjelaskan, kondisi beban berlebih umumnya terjadi pada pukul 18.30 WIB hingga tengah malam ketika konsumsi listrik masyarakat meningkat secara bersamaan. Dalam kondisi tersebut, sistem proteksi pada trafo akan bekerja otomatis untuk melindungi peralatan kelistrikan dari potensi kerusakan.

Sebagai langkah antisipasi, PLN Batam telah memulai proses koordinasi sejak 24 Juni 2026 dengan menyampaikan surat kepada perangkat RT dan RW setempat terkait kebutuhan alokasi lahan pembangunan gardu baru.

“Penempatan gardu baru memerlukan dukungan seluruh pihak. Karena itu kami terus berkoordinasi dengan perangkat lingkungan dan tokoh masyarakat agar solusi teknis ini dapat segera direalisasikan dengan tetap memperhatikan aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan warga. Seluruh biaya pembangunan gardu baru sepenuhnya menjadi tanggung jawab PLN Batam,” jelasnya.

Melalui proses komunikasi dan musyawarah bersama perangkat lingkungan, lahan pembangunan gardu baru akhirnya memperoleh persetujuan. Setelah lokasi ditetapkan, tim PLN Batam langsung melaksanakan pekerjaan awal berupa penggalian lubang tiang beton pada 5 Juli 2026 sekitar pukul 18.45 WIB.

Pembangunan gardu kemudian dilanjutkan pada 6 Juli 2026 dan ditargetkan selesai dalam waktu tiga hingga empat hari, dengan tetap mengedepankan standar keselamatan kerja, memperhatikan kondisi lapangan, serta menjaga keandalan sistem kelistrikan.

Selama proses pembangunan berlangsung, PLN Batam juga menyiagakan tim pelayanan teknik di sekitar Gardu Portal Senjulung 2 guna mempercepat proses penormalan apabila sistem pengaman trafo kembali bekerja.

Selain pengerjaan teknis, PLN Batam terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat melalui pertemuan langsung bersama warga, koordinasi dengan tokoh masyarakat dan perangkat lingkungan, serta mengimbau pelanggan untuk sementara waktu mengatur penggunaan listrik, khususnya pada saat beban puncak. Langkah tersebut dilakukan guna membantu menjaga kestabilan sistem hingga gardu baru selesai dibangun dan mulai beroperasi.

“Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat kondisi ini. PLN Batam terus bergerak cepat agar solusi permanen dapat segera terealisasi. Kami juga mengharapkan dukungan masyarakat untuk sementara waktu dapat mengatur pemakaian listrik, khususnya pada saat beban puncak, hingga gardu baru selesai dibangun dan beroperasi,” tutup Yoga. (CV)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA