Batam, dinamikaglobaltimes.id – Wakil Ketua Komisi II DPRD Batam, Surya Makmur Nasution, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak berdampak terhadap anggaran pendidikan di Batam. Jumat (27/02/2026).
Menurutnya, sumber pendanaan program tersebut sepenuhnya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga tidak memiliki konsekuensi langsung terhadap struktur belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Batam.
“Pengurangan transfer itu persoalan lain. Tidak ada hubungannya dengan MBG ataupun anggaran pendidikan Batam,” ujar Surya.
Ia menjelaskan, perdebatan mengenai dampak MBG terhadap sektor pendidikan merupakan ranah kebijakan nasional. DPRD daerah hanya memiliki kewenangan membahas serta mengawasi penggunaan APBD, bukan menentukan desain pembiayaan program pemerintah pusat.
“Kita di daerah hanya memastikan APBD berjalan sesuai aturan. Soal kebijakan MBG secara nasional itu kewenangan pusat,” tambahnya.
Surya juga memastikan alokasi anggaran pendidikan di Batam tetap stabil, yakni sekitar 26 persen dari APBD. Dengan komposisi tersebut, berbagai program pembangunan sekolah, peningkatan fasilitas pendidikan, serta dukungan kesejahteraan guru dipastikan tetap berjalan sesuai rencana pada 2026.
Penegasan ini sekaligus meredam kekhawatiran masyarakat dan tenaga pendidik terkait keberlanjutan program pendidikan daerah di tengah hadirnya program prioritas nasional.
“Yang jelas, anggaran pendidikan Batam tetap aman dan tidak tersentuh program MBG,” tegasnya. (Mt)
Tidak ada komentar